Apa itu Mahjong?
Mahjong adalah permainan asal Tiongkok dengan menggunakan alat permainan berbentuk balok seperti ubin, mirip dengan alat permainan yang digunakan dalam domino. Akan tetapi, alat permainan pada mahjong ini diukir dengan simbol dan karakter-karakter Cina. Pada satu set Mahjong, terdapat sekitar 136 hingga 144 ubin (牌, pái). Mahjong berasal dari abad ke-19 di Provinsi Jiangsu (江苏=Jiāngsū), Anhui(安徽=Ānhuī), dan Zhejiang(浙江=Zhèjiāng) yang terletak di dekat Shanghai (上海=Shànghǎi). Permainan Mahjong sebenarnya didasarkan dari permainan lain yang lebih tua, yakni permainan kartu madiao (马吊=mǎdiào). Hal ini tampak dari kesamaan set ubin dan aturan tradisional yang digunakan.
Sebelum Perang Dunia I, setiap provinsi di Cina memiliki gaya permainan mahjong beserta dialeknya masing-masing. Nama mahjong sebenarnya diciptakan oleh Joseph P. Babcock, seorang warga Amerika yang tinggal di Shanghai. Joseph mendapat hak cipta atas nama permainan ini karena ia telah berjasa dalam memperkenalkan Mahjong ke Barat setelah Perang Dunia I. Bahkan, permainan ini sempat menjadi tren di Inggris, Amerika Serikat, dan Australia pada pertengahan tahun 1920-an. Di Amerika Serikat juga terdapat National Mah Jongg League yang didirikan pada tahun 1937.
Permainan Mahjong ini merupakan permainan yang sangat menarik dan seru. Hal ini terbukti melalui hasil voting kelas XII SMAK St. Louis 1 Surabaya pada tahun 2025 terkait penilaian yang akan dilakukan. Permainan Mahjong mendapat posisi voting terbanyak sehingga terpilih menjadi salah satu penilaian yang akan dilakukan untuk pelajaran bahasa Mandarin, bahkan berkolaborasi dengan pelajaran Informatika. Rangkaian penilaian permainan Mahjong ini pun dilaksanakan mulai dari bulan September 2025.
Fun Fact!
Kata Mahjong berarti ‘burung gereja’ yang diambil dari kata 麻雀 (máquè). Hal ini dikarenakan suara ubin Mahjong yang terdengar mirip seperti kicauan burung gereja ketika diacak-acak. Kemudian, melalui perubahan kata 麻雀 di berbagai daerah, kini Mahjong dikenal dengan nama 麻將 (májiàng).
12 September 2025
Pada pertemuan pertama tanggal 12 September 2025, kami kelas XII-C2 melakukan percobaan dan latihan dalam bermain Mahjong. Pertandingan percobaan dan babak penyisihan Mahjong dilakukan di dalam kelas XII-C2. Selama pertandingan Mahjong, saya berpartisipasi sebagai anggota dari kelompok 1. Permainan mahjong tidak terlalu sulit untuk dipelajari, tetapi diperlukan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam mengambil keputusan. Permainan Mahjong ini juga cukup dipengaruhi faktor kehokian. Pada pertemuan pertama ini, sebagian besar siswa berfokus untuk mempelajari aturan-aturan permainan Mahjong. Akan tetapi, terdapat 1 kelompok, yakni kelompok 2, yang sudah mempelajari cara bermain Mahjong terlebih dahulu sehingga memutuskan untuk langsung melakukan babak penyisihan pertama. Sedangkan, 3 kelompok lainnya masih berfokus untuk uji coba dan latihan terlebih dahulu.

19 September 2025
Pada pertemuan kedua, kami melakukan pertandingan babak penyisihan pertama dan kedua. Pada babak pertama, saya bertanding melawan Annette, Gita, dan Merlyn. Saya dan teman-teman saya sangat menikmati permainan tersebut. Pada akhirnya, permainan ini dimenangkan oleh Gita. Gita yang memenangkan babak penyisihan pertama dari bracket A pun menuju bracket C. Kemudian, babak penyisihan pertama dari bracket B pun dilaksanakan dan diikuti oleh Jacqueline, Justin, Vania, dan Will. Pertandingan ini pun dimenangkan oleh Vania sehingga Vania pun lanjut menuju bracket C untuk melakukan babak penyisihan kedua. Babak penyisihan kedua, yakni pada bracket C diikuti oleh Gita, Vania, dan 2 anggota kelompok tambahan yang belum bermain dibabak penyisihan pertama, yakni Angel dan Leo. Pada babak penyisihan kedua ini, Gita dengan strateginya yang ampuh kembali memenangkan babak ini dan menjadi perwakilan dari kelompok 1 dalam pertandingan keempat perwakilan kelompok XII C2 pada tanggal 26 September 2025. Ketiga kelompok lainnya juga melakukan babak penyisihan yang serupa.

26 September 2025
Pada tanggal 26 September 2025, kelas XII C2 melakukan side quest di sekitar pohon cinta, yakni memasak. Kelas kami mendapat masakan dari provinsi Jiangsu (江苏=Jiāngsū) dan memutuskan untuk memasak Yangzhou fried rice (扬州炒饭=Yángzhōu chǎofàn) dan bakso kepala singa (狮子头=Shīzǐ tóu). Kami memilih masakan ini karena rasanya yang lezat dan memiliki sejarah yang menarik. Yangzhou fried rice merupakan makanan yang sangat disukai oleh Kaisar Yang pada Dinasti Sui. Adapun bakso kepala singa diberi nama demikian dikarenakan bentuknya yang menyerupai kepala singa penjaga Cina.
Proses memasak pun berlangsung selama 2 jam pelajaran bahasa Mandarin. Kami membagi kelas menjadi beberapa bagian. Ada yang mendekorasi meja saji, ada yang bermain mahjong untuk menentukan perwakilan kelas XII-C2, ada yang memasak, ada yang mendokumentasikan proses kegiatan, dan ada yang menjelaskan masakan kepada guru. Proses memasak yang dilakukan cukup menyenangkan dan berlangsung cukup kondusif. Kami pun dapat bekerja sama dan menyelesaikan proses memasak dengan tepat waktu. Kami mulai menghidangkan makanan tester ke dalam beberapa mangkuk kecil agar dapat dicicipi oleh guru maupun teman-teman. Beberapa guru yang mencicipi masakan kami adalah pak Tri, bu Octavia, bu Lidia, bu Dinda, bu Maya, bu Diyah, bu Grani, bu List, bu Soesri, dan maam Monic. Kebanyakan guru mengomentari masakan yang kami hidangkan lezat, tetapi ada pula yang memberi masukan bahwa sebaiknya tingkat keasinannya sedikit diturunkan. Kami juga memberikan lembar penilaian kepada guru-guru tersebut agar dapat diberikan penilaian dengan skala angka. Setiap kriteria penilaian memiliki poin maksimal yang berbeda-beda. Misalnya pada tabel penilaian side quest, kriteria “pelayanan siswa terhadap guru” yang memiliki poin maksimal tertinggi sebesar 30 poin, sedangkan kriteria “kepuasan terhadap makanan yang dihidangkan” memiliki poin maksimal terkecil yaitu 10 poin. Kemudian, pada penilaian objektif Mahjong Championship, skor 1 menunjukkan skala nilai terendah dan terus naik hingga skor 5 yang menunjukkan skala nilai tertinggi. Ada pun hasil penilaian yang telah dilakukan, kelas kami memperoleh nilai rata-rata sebesar 92,2 dari nilai maksimal sebesar 95 untuk penilaian sidequest dan memperoleh nilai rata-rata 4,75 dari nilai maksimal 5 untuk penilaian objektif Mahjong Championship. Mayoritas hasil penilaian menunujukkan perlunya peningkatan pada bidang kebersihan dan CCVV pada side quest Mahjong serta sportivitas dan strategi dalam pelaksanaan permainan Mahjong.


Setelah proses penilaian selesai, kami juga foto bersama dan menikmati hidangan yang masih ada. Kami juga membersihkan wilayah sekitar pohon cinta yang telah kami gunakan selama proses memasak. Meja yang telah kami ambil pun telah kami kembalikan ke kelas kami. Selain itu, pada pertandingan Mahjong yang telah dilakukan oleh 4 perwakilan kelompok kelas XII C2, yakni Donna, Gita, Jaylin, dan James, telah dimenangkan oleh James. James sebagai perwakilan dari kelompok 3 memenangkan pertandingan tersebut dan menjadi perwakilan Mahjong dari kelas XII C2.

6-8 Oktober 2025
Pada tanggal 6-8 Oktober 2025, pertandingan satu angkatan pun diselenggarakan dengan urutan sebagai berikut.
-
Senin, istirahat 1, di kelas XII F.
Kelas yang bertanding: XII A2, XII D2, XII A1. -
Senin, Istirahat 2, di kelas XII A1.
Kelas yang bertanding: XII A5, XII D1, XII B1. -
Selasa, istirahat 1, di kelas XII A3.
Kelas yang bertanding: XII F, XII A4, XII C1. -
Selasa, istirahat 2, di kelas XII D1.
Kelas yang bertanding: XII A3, XII B2, XII C2, XII E. -
Final pada hari Rabu, istirahat 1, di kelas XII A2.
Kelas yang bertanding adalah 4 kelas yang memenangkan pertandingan sebelumnya.
Hasil dari pertandingan mahjong ini dimenangkan oleh kelas XII A5 dengan perwakilan siswa bernama Kenneth. Adapun urutan juara sesuai poin yang diperoleh dari pertandingan ini sebagai berikut.
- Kenneth kelas XII A5
- Monic kelas XII A3
- Kenneth kelas XII A2
- Mirel kelas XII C1
- James kelas XII C2
- Jose kelas XII E
- Gaby kelas XII B2
- Jazmine kelas XII A4
- Christo kelas XII B1
- Kenzhiro kelas XII D1
- Bradley kelas XII F
- Joken kelas XII A1
- Mike kelas XII D2
Meskipun demikian, semua perwakilan kelas telah memberikan kemampuan mereka yang terbaik. Kami sebagai kelas XII-C2 bangga atas perwakilan kelas kami, yaitu James, yang telah meraih juara kelima dari satu angkatan.
Kesan Pesan yang Saya Dapatkan
Selama pelaksanaan penilaian permainan Mahjong, saya mendapatkan beberapa pesan moral. Mulai dari proses voting penilaian yang akan dilaksanakan, saya melihat pola pikir teman-teman saya yang sangat bijaksana dalam memilih. Beberapa teman yang saya tanyakan, mereka menjawab bahwa memilih permainan Mahjong sebagai penilaian yang akan dilaksanakan merupakan keputusan yang cukup baik. Hal ini dikarenakan kebanyakan orang belum pernah mencoba permainan ini sehingga proses penilaian akan lebih adil. Selain itu, permainan Mahjong juga terlihat menarik sehingga penilaian yang dilakukan dapat menyenangkan. Pola pikir ini menyadarkan saya mengenai pentingnya kepedulian antar teman meskipun dari hal-hal yang sederhana.
Kesan pesan lainnya yang saya dapatkan adalah pentingnya rasa berani untuk mencoba hal-hal baru yang positif. Penilaian ini menjadi pengalaman pertama saya dalam bermain Mahjong. Menurut saya, permainan ini cukup mengasah kemampuan berpikir dan prosesnya pun cukup menyenangkan. Kekalahan yang saya peroleh dari babak penyisihan pertama merupakan pengalaman yang berharga bagi saya. Hal ini dikarenakan pengalaman ini mengingatkan saya bahwa proses yang saya dapatkan merupakan hal yang terpenting. Sedangkan, apa pun hasil yang saya peroleh adalah bonusnya. Meskipun kalah, adanya kemauan untuk mencoba dan mempelajari cara bermain Mahjong membuat pengalaman yang saya miliki bertambah. Pesan ini tentunya mengingatkan saya tidak sebatas dalam permainan Mahjong saja, tetapi dalam semua pengalaman hidup yang saya dapatkan.

Ada pun kesan pesan lainnya yang saya dapatkan berupa pentingnya kerja sama dalam satu kelas. Selama proses penilaian Mahjong, ada beberapa kendala yang kami alami akibat kurangnya komunikasi, terutama saat side quest memasak. Akan tetapi, permasalahan ini dapat diatasi melalui adanya sifat saling mengalah dan memahami satu sama lain, sehingga proses side quest ini akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan optimal. Selain itu, saya juga mendapatkan pesan berupa pentingnya menghargai pencapaian orang lain. Saya bangga atas pencapaian perwakilan kelas kami, yakni kelas XII C2 yang mampu memperoleh juara 5 dari 13 kelas. Menurut saya, hal itu merupakan pencapaian yang sangat baik sebagai hasil usaha yang telah dilakukan dalam pertandingan Mahjong antar kelas XII ini. Sehingga, sebagai anggota kelas XII C2, kita harus bangga dan mensyukuri hal tersebut.
